
- Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Purworejo Tahun 2025-2029
- enguatan Kelembagaan Bumdesa di Aula Kecamatan Pituruh
- pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan mutasi jabatan perangkat Desa Tunjungtejo
- verifikasi rancangan awal Renstra perangkat daerah 2025
- Rakor Penyelenggaraan Pemerintahan Desa
- Pembentukan Tim RPJMDes Desa Blekatuk
- Forkopimda melaksanakan tarawih silaturahim (tarhim) di Desa Prigelan Kec. Pituruh
- Seleksi Perangkat Desa Megulung Kidul
- Rapat Koordinasi Persiapan Pengawasan Kearsipan
- Konferensi Dinas Kepala Desa se Kecamatan Pituruh
Pemuda Megulunglor Hobi Lukis Sketsa Wajah, Mampu Menambah Perekonomian Keluarga
Hobby
MEGULUNGLOR, (pituruhnews.com) - Acep Kurnain pemuda 30 tahun warga Desa Megulunglor, Kecamatan Pituruh yang memiliki hobi dibidang seni lukis sketsa wajah, mampu menambah perekonomian keluarga.
Saat ditemui crew pituruhnews di rumahnya, Acep Kurnain menuturkan mulai menekuni seni lukis sketsa wajah ini sejak tahun 2005. Awalnya hanya hobi menggambar untuk hiasan ruang tamu rumah saja, namun lama-kelamaan banyak yang memesan hasil sketsa lukisannya. Ketrampilan melukis ini didapatkan secara otodidak dengan cara belajar dari kesalahan.
![]() |
Foto Acep bersama karyannya |
Saat ini, karya Acep Kurnain peminatnya tidak hanya di lingkup Kecamatan Pituruh saja, namun sudah sampai ke luar kota bahkan menembus pasar nasional seperti Jakarta, Bekasi, Jawa Timur, bahkan sampai keluar Jawa. Namun untuk konsumen lokal masih jarang. Harga lukisan karya Acep dibanderol mulai harga Rp 100.000 - Rp 1.000.000.
"Kisaran harga mulai harga seratus, dua ratus , lima ratus ribu bahkan sampai satu juta lebih tergantung dari ukuran dan tingkat kesulitan gambar yang dibuat", ungkapnya.
Bagi Acep dalam membuat sebuah karya tidak boleh sembarangan misalkan ketika melukis Ir. Soekarno, ia harus tirakat terlebih dahulu karena yang digambarnya bukan orang sembarangan. Sedangkan lukisan yang paling sulit menurutnya yaitu ketika melukis pendiri Pondok Pesantren Singo Wali Songo KH. Abdul Karim Joyodipiro.
![]() |
acep pada saat ditemui crew pituruh news |
Acep berharap agar lebih banyak yang mengetahui hasil karyanya, karena selama ini justru pemesanan banyak yang dari luar kota namun untuk wilayah Kecamatan Pituruh masih jarang peminatnya karena masih sedikit yang mengetahui karyanya.