Ide Kreatif Pemuda Sambeng Wujudkan Perpustakaan Desa dan Pasar Wisata \"Bokong Semar\"

By ADMIN 30 Des 2019, 09:26:45 WIB Kegiatan

SAMBENG, (pituruhnews.com) - Pemuda Desa Sambeng, Kecamatan Pituruh berhasil mencetuskan sebuah ide kreatif untuk membuat perpustakaan desa yang dikemas menarik dan berbaur dengan alam.

Minggu, (29/12/2019) pukul 10.00 WIB, merupakan hari Peresmian Perpustakaan Desa, sekaligus Soft Opening Pasar Wisata Desa Sambeng yaitu Pasar Bokong Semar digelar di Tanggul Sungai Kedunggupit. Pasar wisata Bokong Semar menyadiakan kafe angkringan, produk lokal warga masyarakat desa Sambeng.

Selain itu, itu juga dihadiri oleh Camat Pituruh Yudhie Agung Prihatno, S.STP, Danramil/09 Pituruh Kapt. Inf Maryono, Kapolsek Pituruh diwakili oleh babinkamtibmas Aiptu Sutadi, Kepala Desa Sambeng Baruno, SIP. Serta turut hadir kepala desa Prapagkidul, Luweng lor, Kembangkuning dan masyarakat Desa Sambeng.

tamu undangan forkompimca

Camat Pituruh Yudhie Agung Prihatno, S.STP dalam sambutannya, mengucapkan apresiasi kepada Pemerintah Desa Sambeng atas idenya untuk mendirikan perpustakaan desa di Pasar Wisata Bokong Semar, dimana biasa perpustakaan berada  yang  kantor atau sekolah. Ia berharap keduanya saling bersinergi, misalnya dengan kenyamaman pasar wisata akan meningkatkan antusias baca, sebaliknya adanya tambahan perpustakaan menambah minat masyarakat datang ke pasar wisata.

Selain itu, Camat Pituruh juga merasa senang dan bangga karena untuk pertama kalinya di Kecamatan Pituruh ada pasar wisata.

Namun demikian kepada pemerintah desa dan BUMDES ia juga meminta untuk terus berjuang karena saat  ini masih tahap awal, dimana untuk mencapai kesuksesan dapat memerlukan waktu berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, oleh karena itu harus mampu membuat sesuatu yang sifatnya unik dan dapat bekerjasama dengan desa lainnya untuk mewujudkan wisata kawasan agar dapat segera lebih berkembang." ucapnya

foto pak camat pituruh

Diceritakan, Heru Setyawan, STP Sekretaris Desa Sambeng bahwa perpustakaan ini bermula dari ide warga desa Sambeng yang mengeluhkan apabila mencari pekerjaan itu sulit dan kebanyakan harus merantau ke luar kota.

Kemudian dari situlah muncul gagas ide bagaimana membuat lapangan pekerjaan yang ada di desa, melihat itu membuat perpustakaan desa dengan kolaborasi menjadi pasar wisata Bokong Semar.

"Tidak hanya fokus mendirikan perpustakaan, pemuda desa Sambeng juga dibentuk pasar wisata dengan nama Bokong Semar." katanya.

Nama Bokong Semar ini diambil dari letak pasar yang berdekatan dengan sebuah tanggul Sungai Kedunggupit, dimana tanggul tersebut menonjol "mlegenduk" seperti bokong semar (pantat semar).Dan ternyata nama Bokong Semar itu sudah ada sejak tahun 1963 yang mana pada waktu itu sungai banjir dan tanggul jebol.

tari ndolalak siswa sekolah dasar (SD) desa Sambeng

"Dalam satu tahun pada kala itu bisa jebol sampai tiga kali sehingga di buat tanggul yang tebal dan membentuk seperti bokong semar." katanya.

"Untuk kedepannya akan dibentuk, wisata outbound yang bertempat di Sungai Kedunggupit , melalui tanggul Bokong Semar yang lokasinya kurang lebih 20 meter dari perpustakaan desa dan pasar wisata, " imbuhnya.

Perpustakaan ini diambil dari sumber dana dari APBDES dan DD (Dana Desa) sejumlah sembilan juta rupiah. Dana tersebut untuk pembangunan tempat, rak beserta buku-buku perpustakaan. Dan tempat untuk perpustakaan dan pasar wisata bokong semar itu sama. 

"Pendiri pasar wisata Bokong Semar merupakan suatu kelompok sadar wisata yang dikelola oleh 10 anggota yang dibawah naungan Bumdes. Dimana Pokdarwis Bokong Semar dibiayai dari dana Bumdes yang bersumber dari bantuan gubernur sejumlah dua puluh juta untuk tahun anggaran 2019. '' ucapnya.

"Pembukaan pasar wisata Bokong Semar menampilkan kesenian tari ndolalak siswa sekolah dasar (SD) desa Sambeng yang dipimpin oleh Ibu Sukarti yang kebetulan beliau adalah pimpinan dari Bumdes dan pula ada kesenian kuda kepang dari desa Megulungkidul " tutupnya.

 

Reporter : Ganis P

Editor : ALK




Video Terkait:

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment